Aku baru saja menyelesaikan membaca novel karangan Maria A Sardjjono “ Ketika Flamboyan Berbuga”, jujur aku adalah salah satu dia antara mereka yang suka baca novel dan yang paling lambat untuk mengsikat agar cepat menyelesaikannya. Dan aku bukan salah satu di antara mereka yang cepat menghabiskan satu buku novel dalam waktu cepat. Jujur sekian banyak novel yang sering aku baca, tetapi aku tidak tahu mengapa aku membaca novel dari karangan Maria A Sardjjono membuat dirku benar-benar terlena dan sehingga aku merasakan apa yang ada di dalam cerita novel tersebut. Maria A Sardjjono kau hebat sebagai penulis dengan menggunakan bahasa yang sederhana menceritakan seorang wanita yang berhati dinggin (ambar sebagai pemeran wanitanya) dan gatot sebagai pemeran priannya yang tidak mengenal kata menyerah untuk meluluhkan hati ambar. Yang membuatku terkejut ada sebuah tulisan yang sama persih dengan apa yang aku sering lontarkan “terkadang keterusterangan lebih baik daripada apa-apa yang disembunyikan walou dengan dalih yang sangat beralasan sekalipun”.

Iklan